Kelangkaan BBM dan LPG 3 Kg di Makassar Disorot, PERAK Minta APH Tangkap Mafia

Makassar – Media.Center.KKM.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dan LPG 3 kilogram di sejumlah wilayah Kota Makassar kembali menuai sorotan. Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan berpotensi menimbulkan keresahan di tengah publik.

Wakil Koordinator Divisi Pengawasan dan Monitoring LSM PERAK Indonesia, Mulyadi Karewatang, meminta aparat penegak hukum (APH) tidak sekadar melakukan pengawasan administratif, tetapi turun langsung mengusut dugaan adanya permainan dalam rantai distribusi BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram.

Menurut Mulyadi, kelangkaan yang terjadi perlu ditelusuri secara menyeluruh. Aparat penegak hukum diminta mengungkap apakah kondisi tersebut murni disebabkan persoalan distribusi dan pasokan atau terdapat dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum tertentu.

“Kelangkaan BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Kalau ada pihak yang sengaja bermain, menimbun, mengalihkan, atau menyalahgunakan distribusi untuk kepentingan tertentu, maka harus diusut secara hukum,” tegas Mulyadi saat diwawancarai, Senin (7/9/26).

Ia menilai BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram merupakan komoditas yang memiliki fungsi strategis bagi masyarakat. Karena itu, distribusinya harus benar-benar diawasi agar subsidi pemerintah dapat dinikmati masyarakat yang memang berhak.

Mulyadi juga mendesak aparat penegak hukum untuk tidak berhenti pada pemeriksaan di tingkat pengecer atau pangkalan. Jika ditemukan indikasi pelanggaran, penyelidikan dinilai perlu ditelusuri hingga ke mata rantai distribusi yang lebih tinggi.

“APH harus berani membongkar sampai ke akar persoalannya. Jangan hanya mengambil tindakan terhadap pelaku di lapangan kalau persoalannya ternyata melibatkan jaringan yang lebih besar. Siapa pun yang terbukti bermain dalam distribusi BBM dan LPG subsidi harus diproses sesuai hukum,” ujarnya.

Selain mendesak APH, LSM PERAK Indonesia juga meminta Pertamina Patra Niaga melakukan evaluasi terhadap sistem distribusi BBM bersubsidi dan LPG 3 kilogram di wilayah Makassar.

Menurut Mulyadi, transparansi mengenai ketersediaan stok, mekanisme distribusi, serta pengawasan terhadap agen, pangkalan maupun titik penyaluran menjadi penting untuk memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan oleh oknum tertentu.

Ia berharap pemerintah daerah bersama Pertamina dan aparat penegak hukum dapat membangun koordinasi yang lebih kuat dalam mengantisipasi kelangkaan sekaligus menindak tegas setiap dugaan penyimpangan.

“Jangan sampai masyarakat yang akhirnya menjadi korban. Mereka harus mengantre panjang, kesulitan mendapatkan BBM dan LPG, sementara di sisi lain ada pihak yang diduga mengambil keuntungan dari kondisi tersebut. Ini yang harus dibongkar,” kata Mulyadi.

LSM PERAK Indonesia menegaskan akan terus melakukan fungsi pengawasan dan monitoring terhadap persoalan tersebut. Mulyadi berharap aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret untuk memastikan penyebab kelangkaan terungkap secara terang dan tidak menjadi persoalan berulang.

Jika dalam proses penyelidikan ditemukan bukti adanya praktik penimbunan, penyalahgunaan distribusi, permainan kuota, pengalihan subsidi, atau bentuk pelanggaran lainnya, pihak yang bertanggung jawab diminta untuk ditindak tegas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Intinya, kami meminta APH bergerak. Usut secara serius dan transparan. Kalau memang ada mafia BBM dan LPG 3 kilogram yang menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan kebutuhan tersebut, tangkap dan proses secara hukum siapa pun yang terlibat,” pungkas Mulyadi. (*)

 

(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

news-1701

yakinjp

MAUJP

MAUJP

MAUJP

SATGASJITU

SLOT GACOR

SALAMJITU

SATGASJITU

SEMOGAJITU

SALAMJITU

Slot Gacor

MAUJP

Slot Gacor

SLOT GACOR

artikel 000000121

artikel 000000122

artikel 000000123

artikel 000000124

artikel 000000125

artikel 000000126

artikel 000000127

artikel 000000128

artikel 000000129

artikel 000000130

artikel 000000131

artikel 000000132

artikel 000000133

artikel 000000134

artikel 000000135

artikel 000000136

artikel 000000137

artikel 000000138

artikel 000000139

artikel 000000140

artikel 000000141

artikel 000000142

artikel 000000143

artikel 000000144

artikel 000000145

artikel 000000146

artikel 000000147

artikel 000000148

artikel 000000149

artikel 000000150

artikel 000000151

artikel 000000152

artikel 000000153

artikel 000000154

artikel 000000155

artikel 000000156

artikel 000000157

artikel 000000158

artikel 000000159

artikel 000000160

artikel 000000161

artikel 000000162

artikel 000000163

artikel 000000164

artikel 000000165

artikel 000000166

artikel 000000167

artikel 000000168

artikel 000000169

artikel 000000170

artikel 000000171

artikel 000000172

artikel 000000173

artikel 000000174

artikel 000000175

informasi terbaru kabupaten belu 00000056

informasi terbaru kabupaten belu 00000057

informasi terbaru kabupaten belu 00000058

informasi terbaru kabupaten belu 00000059

informasi terbaru kabupaten belu 00000060

informasi terbaru kabupaten belu 00000061

informasi terbaru kabupaten belu 00000062

informasi terbaru kabupaten belu 00000063

informasi terbaru kabupaten belu 00000064

informasi terbaru kabupaten belu 00000065

informasi terbaru kabupaten belu 00000066

informasi terbaru kabupaten belu 00000067

informasi terbaru kabupaten belu 00000068

informasi terbaru kabupaten belu 00000069

informasi terbaru kabupaten belu 00000070

informasi terbaru kabupaten belu 00000071

informasi terbaru kabupaten belu 00000072

informasi terbaru kabupaten belu 00000073

informasi terbaru kabupaten belu 00000074

informasi terbaru kabupaten belu 00000075

informasi terbaru kabupaten belu 00000076

informasi terbaru kabupaten belu 00000077

informasi terbaru kabupaten belu 00000078

informasi terbaru kabupaten belu 00000079

informasi terbaru kabupaten belu 00000080

informasi terbaru kabupaten belu 00000081

informasi terbaru kabupaten belu 00000082

informasi terbaru kabupaten belu 00000083

informasi terbaru kabupaten belu 00000084

informasi terbaru kabupaten belu 00000085

informasi terbaru kabupaten belu 00000086

informasi terbaru kabupaten belu 00000087

informasi terbaru kabupaten belu 00000088

informasi terbaru kabupaten belu 00000089

informasi terbaru kabupaten belu 00000090

informasi terbaru kabupaten belu 00000091

informasi terbaru kabupaten belu 00000092

informasi terbaru kabupaten belu 00000093

informasi terbaru kabupaten belu 00000094

informasi terbaru kabupaten belu 00000095

informasi terbaru kabupaten belu 00000096

informasi terbaru kabupaten belu 00000097

informasi terbaru kabupaten belu 00000098

informasi terbaru kabupaten belu 00000099

informasi terbaru kabupaten belu 00000100

informasi terbaru kabupaten belu 00000101

informasi terbaru kabupaten belu 00000102

informasi terbaru kabupaten belu 00000103

informasi terbaru kabupaten belu 00000104

informasi terbaru kabupaten belu 00000105

informasi terbaru kabupaten belu 00000106

informasi terbaru kabupaten belu 00000107

informasi terbaru kabupaten belu 00000108

informasi terbaru kabupaten belu 00000109

informasi terbaru kabupaten belu 00000110

informasi terbaru kabupaten belu 00000111

informasi terbaru kabupaten belu 00000112

informasi terbaru kabupaten belu 00000113

informasi terbaru kabupaten belu 00000114

informasi terbaru kabupaten belu 00000115

informasi terbaru kabupaten belu 00000116

informasi terbaru kabupaten belu 00000117

informasi terbaru kabupaten belu 00000118

informasi terbaru kabupaten belu 00000119

informasi terbaru kabupaten belu 00000120

informasi terbaru kabupaten belu 00000121

informasi terbaru kabupaten belu 00000122

informasi terbaru kabupaten belu 00000123

informasi terbaru kabupaten belu 00000124

informasi terbaru kabupaten belu 00000125

informasi terbaru kabupaten belu 00000126

informasi terbaru kabupaten belu 00000127

informasi terbaru kabupaten belu 00000128

informasi terbaru kabupaten belu 00000129

informasi terbaru kabupaten belu 00000130

news-1701